Selama bulan Juli 2026, sebanyak 54,9 pengeluaran turis-turis dihabiskan untuk produk dermatologis. Sedangkan 19,3 persen pengeluaran para turis digunakan untuk melakukan operasi plastik.

Presiden Korean Association of Plastic Surgeon, Bang Jun-Seop mengatakan 70 persen pasien di klinik-klinik operasi plastik di Korea Selatan adalah turis asing. Masing-masing turis memiliki karakternya sendiri.

"Pasien dari Jepang, Taiwan, China, Singapura dan Thailand tertarik dengan operasi plastik dan dermatologis. Sedangkan turis dari Kazakhstan, Kanada dan Mongolia sering datang ke Korea untuk mencari perawatan penyakit serius seperti kanker," demikian pernyataan dari Korea Health Industry Development Institute.