"Kapal itu kini dalam kondisi aman dan berada di bawah kendali pemerintah Puntland. Dalam operasi tersebut, 16 terduga perompak berhasil ditangkap, sementara operasi untuk melacak anggota yang tersisa terus berlanjut," kata pasukan keamanan tersebut dalam sebuah pernyataan.
Menurut PMPF, para perompak tersebut menewaskan tiga warga negara Pakistan, satu warga negara India, dan satu warga negara Myanmar. Sementara itu, empat awak kapal lainnya, yakni tiga warga negara Pakistan dan satu warga negara India, terluka dalam peristiwa tersebut.
Kapal itu, yang dibajak saat mengangkut 18.500 barel bahan bakar menuju Mogadishu, ibu kota Somalia, dibebaskan dalam sebuah operasi terarah setelah intervensi berbasis intelijen menggagalkan rencana pertahanan para pembajak.