"Kantor Pers Takhta Suci mengonfirmasi bahwa, sejalan dengan praktik partisipasi sipil yang telah lama dijalankan, beliau telah mengirimkan surat suara melalui pos di Chicago," tambah pernyataan tersebut.

Ketegangan yang terjadi awal tahun ini antara Presiden AS Donald Trump dan Paus Leo sempat menjadi sorotan dunia.

Leo dan Trump berulang kali berselisih paham menyusul kritik Paus terhadap tindakan keras kebijakan imigrasi di Amerika Serikat serta perang melawan Iran. Trump bahkan menyebut sang Paus lemah dalam menangani kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri. Paus sendiri menyatakan bahwa ia tidak takut terhadap Trump.