NADIKABAR.COM β Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menjajaki pembentukan federasi pencak silat di Hong Kong untuk memperluas basis pengembangan olahraga bela diri tersebut di tingkat internasional.
Wakil Ketua Umum PB IPSI Muchamad Nabil Haroen mengatakan pembentukan federasi menjadi langkah penting agar pencak silat di Hong Kong tidak hanya berkembang di kalangan masyarakat Indonesia, tetapi juga melibatkan warga setempat.
βKita ingin bukan hanya orang Indonesia yang berlatih pencak silat di luar negeri. Kita ingin semakin banyak warga lokal yang belajar, menjadi pelatih dan atlet, serta ikut mengembangkan organisasi pencak silat,β kata Nabil dalam keterangan PB IPSI yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Rencana tersebut dibahas Nabil bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Andi Ardiansyah dalam pertemuan di Kantor KJRI Hong Kong, Jumat (2/10).
Menurut Nabil, yang juga menjabat Ketua Umum PP Pagar Nusa, keberadaan federasi lokal dibutuhkan untuk membangun ekosistem pencak silat secara berkelanjutan, mulai dari organisasi, pelatih hingga pembinaan atlet.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi PB IPSI memperluas jangkauan pencak silat internasional dalam visi "Pencak Silat Road to Olympics".
PB IPSI menilai pengembangan pencak silat di luar negeri perlu bergerak dari aktivitas komunitas menuju organisasi yang lebih terstruktur dengan keterlibatan masyarakat setempat.
Konsul Jenderal RI di Hong Kong Andi Ardiansyah menyatakan KJRI siap memfasilitasi upaya pembentukan federasi pencak silat di wilayah tersebut.
βKJRI Hong Kong berkomitmen penuh untuk memfasilitasi dan mengawal langkah-langkah PB IPSI dalam pembentukan federasi pencak silat Hong Kong,β ujar Andi.
Dalam pertemuan tersebut, Andi juga mengapresiasi peran Pagar Nusa dalam pembinaan pekerja migran Indonesia (PMI) sekaligus memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada masyarakat Hong Kong.
Menurut dia, aktivitas Pagar Nusa tidak hanya menjadi wadah kegiatan positif bagi PMI, tetapi juga berperan dalam diplomasi budaya Indonesia.
Salah satunya melalui keterlibatan Pagar Nusa dalam Hong Kong Flower Show selama tiga tahun berturut-turut yang dinilai turut memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat setempat.
PB IPSI berharap pembentukan federasi di Hong Kong dapat memperluas jaringan organisasi pencak silat sekaligus memperkuat fondasi internasional cabang olahraga tersebut menuju target jangka panjang untuk dipertandingkan di Olimpiade.