Melalui sistem itu, pengurus PB Orado di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diharapkan lebih mudah mengidentifikasi pemain potensial untuk mengikuti pembinaan dan kompetisi.

"Ini menjadi media yang mempermudah penyelenggaraan penjaringan atlet di setiap daerah. Bahkan tidak menutup kemungkinan ke depan, turnamen Kejuaraan Nasional (Kejurnas) juga bisa disiapkan secara dalam jaringan (online)," katanya.

Jhon mengatakan digitalisasi menjadi salah satu upaya PB Orado memperluas kesempatan masyarakat untuk menekuni domino sebagai olahraga prestasi.

Ia menilai permainan domino memiliki manfaat dalam mengasah kemampuan menyusun strategi, menganalisis perhitungan matematis, bekerja sama, serta mengambil keputusan.

Menurut dia, pengembangan olahraga domino juga diarahkan untuk mengubah pandangan negatif masyarakat terhadap permainan tersebut.