"Di angkatan clean and jerk memang itu adalah kekuatan dari Rahmat Erwin. Alhamdulillah bisa terangkat. Tetap sempat deg-degan juga karena angkatan 206 itu adalah rekor dunia yang sebelumnya memang belum pernah diangkat oleh Rahmat Erwin," kata Rosan.

Menurut Rosan, angkatan tersebut sangat menentukan karena persaingan berlangsung sangat ketat.

"Kalau kita tidak angkat 206, kita tidak dapat medali emas karena kita memang hanya beda satu kilo dari nomor dua dari Thailand," ujarnya.

Rosan mengatakan keberhasilan Rahmat Erwin meraih emas sekaligus memecahkan rekor dunia tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

"Kalau ini memang sesuai target kami. Sesuai target, karena Rahmat Erwin ini setahunnya stabil, ya, selalu stabil dan dia memang pemegang rekor dunia sebelumnya untuk kelas ini. Dia pemegang rekor dunia sebelumnya, jadi dia memecahkan rekor dunianya kembali, karena memang ini adalah kekuatan dari Rahmat Erwin," ujar Rosan.