NADIKABAR.COM — Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Achmad Donny menilai Jenderal Pol Suyudi Ario Seto pilihan yang tepat sebagai Kapolri dan menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang kini menjabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

"Selamat kepada Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, beliau sosok perwira yang cakap dan pantas memimpin institusi Polri. Presiden memilih sosok yang tepat," kata Donny dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Menurut Donny, kinerjanya Jenderal Suyudi memiliki rekam jejak yang panjang dengan berbagai prestasi yang tidak bisa diremehkan.

Sebelum menjadi Kepala BNN, Suyudi pernah menjabat Kapolda Banten dan Wakapolda Metro Jaya. Perjalan karirnya banyak dihabiskan di Reserse.

"Jenderal Suyudi juga dikenal pandai bergaul dengan banyak kelompok masyarakat. Sikapnya mengayomi dan terbuka," ujarnya.

Donny menuturkan karakter tersebut dibutuhkan dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi di institusi kepolisian.

Dia berharap Jenderal Suyudi dapat memperkuat hubungan Polri dan masyarakat.

"Saya harap, Jenderal Suyudi Ario Seto bisa membawa institusi Polri lebih baik lagi dalam melayani dan mengayomi masyarakat," katanya.

PB SEMMI juga mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah memimpin Polri dengan baik.

"Terima kasih Jenderal atas bakti dan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara," kata Donny.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya melantik Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).

Selain itu, Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) menggantikan Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Sebagaimana tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, pelantikan diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 96 dan 97 Polri Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan dengan hormat Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri dan Komjen Pol. Dedi Prasetyo dari jabatan Wakapolri, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa keduanya kepada bangsa dan negara selama memangku jabatan.