Pada kesempatan tersebut, Bambang juga menekankan dengan tiga disiplin itu maka komandan akan percaya kepada anggota regunya.
"Adik-adik akan dipercaya. Ketika sudah tumbuh kepercayaan atau trust maka semua bisa berjalan dengan lancar," katanya.
"Jadi inti baris berbaris adalah disiplin. Sedangkan disiplin dalam pengibaran bendera, sikap sempurna dan menghormati bendera Merah Putih merupakan wujud kecintaan kita kepada negara dan bangsa ini. Kecintaan pada bangsa dan negara diwujudkan dalam baris berbaris dan pengibaran bendera ini," sambungnya.
Bambang juga berpesan agar para siswa peserta LKBB-PB tetap menjalin silaturahmi dengan membentuk grup whatsapp agar semangat di tim redaksi peserta LKBB-PB tetap hidup.
Pada kesempatan yang sama, Plt Sekretaris Jenderal MPR RI, Siti Fauziah mengucapkan selamat datang kepada peserta LKBB-PB. Ia menjelaskan LKBB-PB sudah dimulai pada tahun 2025 dengan hanya diikuti 7 provinsi. Kemudian, jumlah peserta LKBB-PB meningkat pada tahun 2026 sebanyak 30 provinsi.
"Pada tahun depan, 2027, LKBB-PB ini akan diikuti seluruh provnsi atau 38 provinsi di Indonesia," ujarnya.
Siti menyebutkan LKBB-PB tidak hanya sekadar lomba melainkan untuk menjalin silaturahmi.
"LKBB-PB ini untuk menjalin silaturahmi dan keakraban di tim redaksi para siswa peserta LKBB-PB dari setiap provinsi. Pertemuan dalam LKBB-PB ini agar bisa dimanfaatkan untuk menjalin silaturahmi dan keakraban," paparnya.