NADIKABAR.COM — Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebutkan sekitar 700.000 anak usia sekolah di Jalur Gaza tidak mendapat fasilitas pendidikan yang layak akibat hancurnya sekolah-sekolah.

"Sejak 2023, sistem pendidikan di Gaza hancur, sehingga menyebabkan sekitar 700.000 anak usia sekolah kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan layak, karena sekolah-sekolah di sana rusak atau hancur," kata Nebenzia di hadapan Dewan Keamanan PBB, Senin (26/10).

Nebenzia menambahkan akses pendidikan di wilayah-wilayah dilanda krisis merupakan masalah yang sangat memprihatinkan.