Laporan itu mengungkapkan bahwa 62 serangan terjadi pada 20-26 Oktober yang menyasar 49 komunitas Palestina di seluruh Tepi Barat, termasuk 38 serangan selama musim panen zaitun.

Laporan itu juga mencatat 57 warga Palestina, termasuk sembilan anak, yang terluka akibat serangan pemukim dan pasukan Israel di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, selama pekan yang sama.