NADIKABAR.COM — Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric menyatakan bahwa lembaga dunia tersebut menyerukan kepada semua pihak dalam konflik bersenjata yang sedang berlangsung di Yaman untuk menahan diri dan mencegah eskalasi lebih lanjut.

“Kami sekali lagi menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri, mendesak untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum kemanusiaan internasional, dan menahan diri dari serangan langsung terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” kata Dujarric dalam konferensi pers, Rabu.

PBB mengutuk serangan yang dilakukan oleh Houthi, Yaman, ke Arab Saudi, termasuk serangan yang dilaporkan pada Rabu di sekitar Bandara Internasional Raja Khalid Riyadh, lanjut Dujarric.

Bentrokan militer antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang didukung Saudi kembali terjadi pada pertengahan Juli setelah jeda selama empat tahun. Sejak itu, Houthi berhasil menguasai seluruh pantai barat Laut Merah dan kota-kota dekat Selat Bab al-Mandab.

Awal pekan ini, kelompok Houthi mengatakan mereka telah menyerang bandara di Riyadh Arab Saudi dan kota Abha di selatan, serta kilang minyak perusahaan minyak dan gas milik negara Saudi Aramco di Jeddah.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan