Meskipun demikian, Sabharwal mengatakan bahwa selain memusatkan peluang, kota juga memiliki kerentanan; kota menjadi tempat pekerjaan, inovasi, investasi, dan layanan, juga garis depan perubahan iklim, tekanan lingkungan, dan ketimpangan yang menuntut infrastruktur, perumahan, dan transportasi.

Terkait polusi udara, Sabharwal menilai bahwa masyarakat telah mengetahui dampaknya terhadap kesehatan, produktivitas, kota dan masyarakat itu sendiri, termasuk penyebab dan sumber polusinya, serta bagaimana kondisinya sering berubah seiring dengan pergantian musim.

β€œKita memerlukan pendekatan terintegrasi, karena udara bersih bukan sekadar solusi lingkungan; hal ini bergantung pada sistem energi, sistem transportasi, dan sistem pengelolaan limbah,” ujarnya.