Otoritas Israel pekan lalu mengumumkan tender pembangunan 2.167 rumah baru sebagai bagian dari proyek perluasan permukiman E1 di Tepi Barat. Jika proyek tersebut digabungkan dengan rencana yang telah disetujui sebelumnya, totalnya mencapai 3.401 unit.

Pihak Palestina menentang proyek yang dapat memisahkan wilayah Tepi Barat dan memutus akses Yerusalem Timur dari wilayah Palestina lainnya itu.

Sementara itu, Rusia berpendapat bahwa penyelesaian krisis hanya bisa dicapai berdasarkan formula "dua negara" yang disetujui Dewan Keamanan PBB.