NADIKABAR.COM — Badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (21/10) menyebutkan bahwa meningkatnya kekerasan di Republik Demokratik (RD) Kongo bagian tenggara telah memaksa ribuan orang meninggalkan rumah mereka sejak Agustus.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa mitra-mitranya melaporkan bahwa hampir 12.000 orang mengungsi dari wilayah Nambya di Provinsi Haut-Lomami menuju wilayah Mitwaba di Provinsi Haut-Katanga pada Senin (19/10).
Pernyataan itu disampaikan menyusul serangan yang dilaporkan menewaskan dua warga sipil, melukai sejumlah orang lainnya, dan menyebabkan penculikan.