NADIKABAR.COM — PBB merasa "sangat khawatir" atas meningkatnya kekerasan di seluruh wilayah Tepi Barat dipicu oleh serangan yang menewaskan dua tentara Israel, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.
"Kami sangat khawatir dengan meningkatnya kekerasan yang terjadi di Tepi Barat yang diduduki. (Sekjen PBB Antonio Guterres) sangat prihatin atas penutupan wilayah secara luas yang diberlakukan Israel terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat. Hal itu terjadi setelah terjadi serangan hari ini," kata Dujarric pada Jumat (23/10).
Sebelumnya, pada hari yang sama, pasukan pertahanan Israel (IDF) melaporkan terjadi serangan penembakan dekat persimpangan Yudea di Tepi Barat, yang tak jauh dari Kota Hebron, dan menyatakan dua militan telah dilumpuhkan.