NADIKABAR.COM β PP PBSI mulai memetakan program menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dengan sasaran meloloskan kuota penuh di seluruh sektor bulu tangkis.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian mengatakan seluruh program akan disesuaikan menuju periode kualifikasi Olimpiade yang dimulai pada awal Mei 2027.
βKeinginan kami di awal adalah mendapatkan full kuota untuk Olimpiade melalui kualifikasi Olimpiade 2028. Tapi tentunya ini bukan pekerjaan mudah buat kami,β kata Eng Hian di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.
βKami harus memetakan, mengevaluasi, dan mengadaptasi kembali seluruh program. Bagaimana kami menuju rute Olimpiade yang dimulai pada 1 Mei 2027, dengan tujuan pada 1 April 2028 kami bisa memasukkan full kuota ke Olimpiade,β ujarnya menambahkan.
Kuota penuh bulu tangkis Olimpiade 2028 berarti satu negara dapat meloloskan maksimal 16 atlet, terdiri atas delapan putra dan delapan putri, yang tersebar pada lima nomor yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Untuk dapat mengirimkan dua wakil pada nomor tunggal, kedua pemain harus berada di 16 besar Olympic Ranking. Sementara pada nomor ganda, dua pasangan dari negara yang sama harus berada di delapan besar untuk memperoleh dua kuota.
Target tersebut sejalan dengan program jangka panjang PBSI yang disampaikan Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran.
Fadil mengatakan seluruh sektor akan dipersiapkan untuk bersaing dalam perburuan tiket menuju Los Angeles.
βSemua kita persiapkan sesuai dengan program jangka panjang, bahwa full kuota di semua sektor. Nanti kita tinggal lihat perjalanannya karena persaingan di semua sektor merata,β ujar Fadil.
Eng Hian mengakui target kuota penuh bukan pekerjaan mudah sehingga PBSI perlu terus memetakan kekuatan, mengevaluasi program, dan menyesuaikan kebutuhan masing-masing sektor.
Capaian dua emas, satu perak, dan tiga perunggu pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi salah satu modal dalam perjalanan menuju kualifikasi Olimpiade 2028.
Namun, Eng Hian menegaskan Olimpiade tetap menjadi tujuan utama kepengurusan PBSI periode ini.
βKalau dibilang beban, tentunya itu menjadi beban. Tapi kalau beban itu ditanggung bersama, dari atlet, pelatih, pengurus, dan kami berkolaborasi, tentunya beban itu bisa kami tanggung bersama dan kami bisa mencari jalan keluar bersama,β kata Eng Hian.