NADIKABAR.COM — Partai Demokrat (PD) mengusulkan konsep 'Dapil Nasional' atau national pool dalam penerapan pemilu anggota DPR RI selain penetapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold). Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengingatkan, usulan meminimalisir suara terbuang jangan sampai justru mengorbankan sistem yang berjalan.
"Di setiap pemilu suara memang banyak yang hilang, tapi jangan kemudian mengorbankan sistem. Kalau sistem dikorbankan tiba-tiba nanti sisa suara dikumpulkan di nasional, kemudian kita ini pakai sistem apa sebenarnya?" ujar Said di kompleks parlemen, Sanayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Said mengatakan lebih baik pelaksanaan Pileg terselesaikan di daerah pemilihan (dapil). Ia memandang penerapan Sainte Lague yang menjadi rujukan dalam mengkonversikan perolehan suara partai ke kursi di parlemen tetap diberlakukan.
"Tidak kah, lebih baik sebagaimana yang selama ini, sudah selesai di dapil saja suara itu. Atau setidaknya kalau umpamanya ada pikiran stembus accord (penggabungan sisa suara) habis di provinsi, itu kan artinya kita balik lagi," ujar Said.