Musim kemarau yang berkepanjangan saat ini, kata Ponsi, menyebabkan gangguan pada operasional pelayanan air minum akibat menurunnya debit sumber air baku Sungai Wae Mese. Menurut Ponsi, penurunan debit air tersebut berdampak langsung terhadap proses pengambilan air baku menuju WTP1 dan WTP 2. Situasi ini menyebabkan pada kondisi tertentu Perumda Air Minum Wae Mbeliling mengalami keterbatasan dalam memproduksi dan mendistribusikan air kepada pelanggan.

"Iya (pelanggan air bersih di Labuan Bajo terdampak) karena Labuan Bajo sumbernya dari Wae Mese 1 dan 2," jelas Ponsi.