Berdasarkan riset Strava, partisipasi anak muda di klub lari di seluruh dunia melonjak hingga 59 persen. Di Indonesia, peningkatannya bahkan mencapai 83 persen.

Selain itu, tercatat satu dari lima anak muda kalangan Gen Z memiliki kecenderungan empat kali lebih besar untuk bersosialisasi ketika berolahraga dibandingkan saat melakukan aktivitas lainnya.

"Hal ini menunjukkan bahwa olahraga, khususnya lari, telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan ruang untuk membangun interaksi sosial di kalangan anak muda," tuturnya.

Ia menjelaskan Soekarno Run BWX dirancang sebagai bagian dari pengembangan sport tourism atau wisata olahraga di Jawa Timur.

Dirinya berharap kehadiran ribuan peserta di Banyuwangi dapat memberikan dampak berganda terhadap perekonomian di Banyuwangi

Said menuturkan agenda olahraga berskala besar memiliki ekosistem ekonomi yang luas karena peserta dan wisatawan membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, hingga berbagai kebutuhan selama berada di daerah penyelenggara.

Perputaran ekonomi bagi masyarakat, kata dia, menjadi salah satu nilai penting dari penyelenggaraan kegiatan olahraga.

"Kami ingin Soekarno Run tidak berhenti sebagai kompetisi lari, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah tempat event ini diselenggarakan," ucap Said.