Said mengatakan usulan PDIP tersebut berbeda dengan wacana ambang batas parlemen 7 persen, yang sebelumnya disampaikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. Dia mengatakan pertimbangan angka 6 persen cukup untuk mendorong penyederhanaan partai politik tanpa mengabaikan kondisi masyarakat Indonesia yang beragam.
"Kalau tidak keliru ya minta 7 persen Pak Surya Paloh. Iya dong. 7 persen karena ingin menyeleksi partai-partai. Kalau kami tidak. Pertimbangan kami berangkat dari berbagai pengalaman dari setiap pemilu, 6 persen itu yang paling ideal untuk, untuk ukuran untuk kultur kita, kebinekaannya iya, kemudian penyederhanaan partai politiknya iya, efektivitasnya pasti," ungkap dia.