Dia juga mencermati sejumlah hal yang disampaikan Jenderal Suyudi saat menjalani fit and proper test di DPR. Salah satunya terkait prinsip kesetaraan warga negara di hadapan hukum dan fenomena no viral, no justice.
"Apa yang disampaikan Komjen Suyudi tentang kesetaraan di hadapan hukum, transparansi perkara, dan no viral no justice perlu diterjemahkan secara konkret. Bahkan, prinsip-prinsip tersebut harus menjadi kultur Polri dalam memberikan pelayanan dan keadilan kepada masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan publik terhadap Polri bergantung pada penegakan hukum yang adil tanpa membedakan latar belakang maupun status seseorang. Sebab itu, Hasto menegaskan pentingnya agenda reformasi Polri dilanjutkan dan diperkuat di bawah kepemimpinan Kapolri yang baru.
Dia menyebut sejumlah hal yang perlu diperkuat, seperti independensi penyidikan, transparansi penanganan perkara, pemberantasan pungutan liar dan praktik transaksional, perlindungan HAM dan demokrasi, serta penguatan akuntabilitas Propam dan pengawasan eksternal.