NADIKABAR.COM — PDI Perjuangan (PDIP) mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Kamis.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pergantian pucuk pimpinan Polri harus ditempatkan sebagai momentum penyegaran institusi sekaligus memperkuat supremasi hukum di Indonesia.

"PDI Perjuangan memberikan dukungan terhadap keputusan Presiden Prabowo yang telah mengeluarkan Surat Presiden dengan menetapkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri," kata Hasto dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Suyudi pada Kamis pagi telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI. Setelah proses tersebut, Komisi III DPR RI secara aklamasi menyetujui Komjen Suyudi sebagai Kapolri. Keputusan Komisi III DPR RI kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI pada hari yang sama dan mendapatkan pengesahan DPR.

Hasto mengatakan PDIP menilai pergantian Kapolri bukan sekadar pergantian figur di pucuk pimpinan Korps Bhayangkara.

Momentum tersebut harus menjadi bagian dari pembenahan institusi Polri agar semakin profesional, berintegritas, netral serta berdiri tegak sebagai alat negara.