"Tetapi, baru 23 hari yang lalu, baru tanggal 14 September yang lalu, saya panggil beberapa kepala daerah termasuk ada yang bersangkutan, ke DPP, mengingatkan lagi mengenai hal tersebut. Ibu ketua umum juga selalu mengingatkan kader-kader, baik di eksekutif maupun legislatif untuk menjauhkan diri dari korupsi," kata Komarudin.

Menurut Komarudin, peringatan ini diberikan karena kepala daerah selayaknya bertugas melayani rakyat alih-alih mengumpulkan kekayaan dari hasil korupsi.

"Berkeringat untuk mendirikan usaha boleh, tetapi jangan dari hasil kroupsi," ucapnya.

Selain itu, ia juga menyesalkan atas tindakan korupsi tang dilakukan Bupati Klaten Hamenang.

"Kami menyesalkan atas tindakan Bupati Klaten yang sebenarnya beberapa waktu lalu kami rutin mengingatkan para kader partai," ucap Komarudin.