NADIKABAR.COM — Jam istirahat sekolah biasanya menjadi waktu bagi para siswa untuk membeli jajanan. Namun, momen itu justru menjadi pengalaman yang tidak mengenakkan bagi seorang siswi SD di Kota Cirebon.
Saat hendak membeli cilung (aci digulung) di sekitar sekolahnya pada Rabu (2/9/2026) pagi, siswi tersebut diduga menjadi korban pencabulan oleh pedagang cilung. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat jam istirahat.
Korban awalnya menunggu pedagang cilung selesai melayani pembeli lain. Namun, setelah itu pedagang tersebut justru mendekati korban dan diduga menyentuh tubuh korban.
Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP M Fadlillah mengatakan, bagian yang diduga disentuh oleh pelaku adalah area sensitif tubuh korban.
"Singkat ceritanya yaitu korban awalnya pada saat jam istirahat sekolah pukul 09.00 WIB, si korban hendak membeli cilung kepada seorang pedagang yang ada di sekitaran sekolahnya. Pada saat korban menunggu, pedagang tersebut selesai melayani pembelian lainnya, terduga pelaku kemudian mendekati korban dan melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap tubuh si korban," kata Fadlillah, Rabu (2/9/2026).
Usai kejadian itu, kata Fadlillah, korban kembali ke kelas. Dia bahkan tidak jadi membeli jajanan tersebut dan memilih menceritakan kejadian yang dialaminya kepada guru.