NADIKABAR.COM — Pegulat Indonesia Andika Sulaeman gagal mengamankan medali perunggu cabang olahraga gulat nomor Greco-Roman Putra 77kg Asian Games 2026 di Inae Sports Center, Nagoya, Kamis waktu setempat.

Andika Sulaeman harus menelan kekalahan ketika menghadapi pegulat Qatar Shahin Badaghimofrad dengan skor telak 0-8 pada partai perebutan medali perunggu, demikian catatan Asian Games 2026.

Pertarungan berlangsung hanya satu ronde karena Shahin Badaghimofrad tampil dominan dan mampu mengalahkan Andika Sulaeman melalui delapan poin yang dia dapatkan.

Selanjutnya Shahin Badaghimofrid dinyatakan sebagai pemenang berkat Technical Superiority atas Andika Sulaeman, sekaligus berhak atas medali perunggu.

Sebelum takluk pada perebutan medali perunggu, Andika Sulaeman mampu mengalahkan pegulat asal Filipina Jason Baucas melalui Technical Superiority 4-0 di babak 16 besar.

Selanjutnya pada perempat final, Andika Sulaeman kembali menunjukkan kemampuannya dengan mengalahkan pegulat Iran Alireza Abdevali melalui Technical Superiority 4-0.

Kegagalan Andika Sulaeman mendapatkan medali membuat ia gagal meneruskan tren positif karena pada SEA Games 2025 lalu berhasil mengamankan medali perak.

Meskipun begitu, menempati peringkat keempat merupakan peningkatan prestasi Andika Sulaeman pada Asian Games karena sebelumnya harus puas menempati posisi delapan pada edisi 2018 dan terhenti di babak 16 besar pada edisi 2022.

Selanjutnya tim nasional gulat Indonesia masih menyisakan empat pegulat lainnya yaitu Gilang Al Faizah (Gaya Bebas Putra 74kg), Mutoharah (Gaya Bebas Putri 57kg), dan Varadisa Septi Putri Hidayat (Gaya Bebas Putri 76kg).