"Tawuran anak sekolah, masing-masing membawa batu. Semuanya pulang, jangan lagi tawuran. Pikirkan orang tua di rumah, " kata Misbah dalam video.

Dalam video, Misbah juga mengungkapkan bahwa tawuran tim redaksi sekelompok siswa SMKN 1 dan 2 Kota Bima saling kejar-kejaran, melempar batu, dan sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Aksi tawuran terhenti setelah mobil patroli kepolisian turun ke lokasi kejadian.

"Hari pertama (tawuran) di Paruga. Dua hari kembali tawuran di sini," kata Misbah.