NADIKABAR.COM — Seorang pria berinisial MNHD (26) menyerahkan diri ke pihak kepolisian usai membacok seorang pria berinisial ADN (32) menggunakan celurit hingga tewas di Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (1/10) malam.
“Korban ini meninggal dunia karena kehabisan darah setelah dianiaya oleh pelaku menggunakan sebilah celurit,” kata Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan korban mengalami luka terbuka pada bagian bawah perut sebelah kiri dengan panjang 3 sentimeter (cm) dengan dalam 6 cm akibat terkena benda tajam
Aksi penganiayaan ini terjadi pada Kamis (1/10) saat laga Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh berlangsung.
Menurut keterangan saksi, pada saat menonton pertandingan sepak bola di warung, dia melihat korban tergeletak di bawah kemudian saksi langsung membawa korban dengan ke RSUD Cilincing.
Hasil pemeriksaan dokter IGD RSUD Cilincing, korban mengalami luka terbuka pada bagian bawah perut sebelah kiri akibat terkena benda tajam. Luka korban dijahit sebanyak tiga jahitan dan korban meninggal karena korban kehabisan darah.
“Sementara untuk luka pada ujung kuku kaki sebelah kanan disebabkan pada saat membawa korban ke IGD RSUD Cilincing kaki kanan korban terjuntai dan terseret di aspal,” kata Bobi.
Berdasarkan keterangan pelaku, aksi penganiayaan itu terjadi pada (1/10) pukul 20.30 WIB. Awalnya, pelaku memanggil nama korban dengan sebutan Boleng. Namun, korban tidak senang dengan panggilan tersebut, lalu mengambil kursi dan memukulkan kursi ke badan pelaku.
Kemudian, pelaku emosi dan mengambil sebilah celurit dari dalam rumah. Pelaku membacok senjata tajam ke tubuh korban sebanyak satu kali dan mengenai bagian perut bawah sebelah kiri.
Melihat korban tergeletak bersimbah darah, pelaku sempat memegang korban dan meminta tolong, tapi tidak ada yang menolong. “Kemudian pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Cilincing,” ujarnya.