"'Anak-anak itu akan tumbuh dewasa'. Ini juga merupakan argumen yang disampaikan oleh para pejabat Nazi dalam pengadilan Nuremberg untuk membenarkan tindakan mereka membunuh anak-anak selama Holocaust," sebut Pelapor Khusus PBB tersebut.
Sepanjang perang berkecamuk di Jalur Gaza, Albanese telah mengambil sikap tegas dalam mendukung warga Palestina dan menentang tindakan Israel di wilayah tersebut. Dia menghadapi tekanan dan kritikan atas sikap juga laporannya soal perang Israel di Jalur Gaza.
Pada Juli 2025, Amerika Serikat (AS), sekutu dekat Israel, menjatuhkan sanksi terhadap Albanese. Alasannya, sanksi tersebut terkait upaya Albanese mendorong Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk mengambil tindakan terhadap para pejabat, perusahaan, dan eksekutif AS serta Israel.
Washington sebelumnya juga telah meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, untuk memberhentikan Albanese, dengan tuduhan "antisemitisme".