NADIKABAR.COM — Dinas Bina Marga DKI Jakarta menambal pelat konstruksi pelindung atau safety deck di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jembatan Gantung, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, setelah copot dihantam truk yang kelebihan dimensi.

Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinar Wenny, mengatakan perbaikan langsung dilakukan setelah kejadian pada Selasa (22/9) sore.

"Saat kejadian, petugas kami yang berada di lokasi langsung melakukan penanganan untuk memastikan kondisi tetap aman. Saat ini, safety deck tersebut telah terpasang kembali dan kondisi di lokasi telah ditangani," kata Wenny kepada NadiKabar di Jakarta, Rabu.

Wenny menjelaskan JPO itu kini dalam proses revitalisasi, seperti JPO-JPO lainnya di wilayah Jakarta.

"Selama pekerjaan berlangsung, dipasang safety deck sebagai bagian dari pengamanan pekerjaan untuk melindungi pengguna jalan dari kemungkinan material yang jatuh ke bawah JPO," kata Wenny.

Ia menyebut salah satu pelat safety deck copot setelah tersangkut truk yang melintas di Jalan Daan Mogot arah Grogol Petamburan akibat kelebihan muatan (over dimension over loading/ODOL).

"Sehingga mengakibatkan safety deck terlepas dan menggantung. Sebelumnya, safety deck telah dipasang pada ketinggian sekitar 5 meter, sedangkan batas ketinggian kendaraan yang diperbolehkan adalah maksimal 4,2 meter," kata Wenny.

Ia mengimbau seluruh pengguna jalan khususnya pengemudi kendaraan besar untuk selalu memperhatikan batas dimensi kendaraan serta kondisi dan ketinggian ruang bebas pada ruas jalan yang dilalui.

Sebelumnya, truk ODOL atau kelebihan muatan menabrak pelat konstruksi JPO Jembatan Gantung di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat pada Selasa sore.

Tabrakan itu membuat salah satu pelat konstruksi JPO copot dari kerangka konstruksi.

Slamet (40), penjual bakso di sekitar lokasi, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Tadi itu bunyinya gede, kaya 'gedebuk' gitu. Terus pelatnya jatuh," kata Slamet kepada NadiKabar di lokasi, Selasa malam.

Beruntung, tidak ada korban akibat insiden tersebut. Slamet menyebut petugas termasuk polisi langsung mendatangi lokasi tak lama setelah kejadian.

"Kayaknya tidak ada sih (korban). Tadi pelatnya kurang tau dibawa kemana sama polisi," kata Slamet.