Setelah tertinggal satu gol, Madura United kemudian tampil lebih agresif pada babak kedua. Sejumlah perubahan dilakukan untuk meningkatkan intensitas permainan dan upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Mendonca menjadi pemain yang membuka jalan bagi kebangkitan Madura United, setelah sundulannya dari situasi sepak pojok pada menit ke-72 mengubah skor menjadi 1-1.

Gol itu berdampak pada percaya diri Madura United. Hanya berselang dua menit, mereka berbalik unggul melalui gol Gali Freitas, yang menerima umpan dari sang top skor sementara Super League, Dimitar Mitkov.

Pada sisa menit pertandingan, PSIM berupaya menyamakan kedudukan. Tapi, upaya-upaya mereka gagal membuahkan hasil. Skor tersebut pun bertahan hingga pertandingan berakhir.