Sebagai pelatih, kata dia, dirinya merasa puas dengan pertandingan tersebut, meskipun ia menyayangkan dua peluang berbahaya tidak berbuah gol untuk meraih kemenangan di kandang Indonesia.
Cheng Hoe mengatakan bahwa pihaknya mengetahui Indonesia tidak hanya memiliki pemain bertahan yang bagus, tetapi juga pemain serang yang berbahaya. Namun, kata dia, pada babak kedua, timnya mampu mengontrol permainan ketika Indonesia hanya bermain dengan 10 pemain.
"Tetapi dalam sepak bola, terkadang cukup sulit bermain melawan 10 pemain karena mereka akan mengubah taktik bermain menjadi lebih bertahan mengandalkan serangan balik," katanya.
Cheng Hoe menambahkan bahwa hasil imbang melawan Indonesia menjadi modal bagus bagi timnya untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Singapura.