NADIKABAR.COM — Leo/Daniel mampu raih medali emas Asian Games 2026. Pelatihnya yakin, tren positif itu akan lanjut di tur Eropa.
Sepulang dari Asian Games 2026, tim bulutangkis tak memiliki waktu banyak untuk menatap tur Eropa. Meski begitu, Pelatih Kepala Ganda Putra Antonius Budi Ariantho percaya diri atletnya mampu kasih hasil terbaik.
Tur Eropa berlangsung mulai pekan depan. Ada tiga ajang yang diselenggarakan mulai dari Denmark Open Super 750 (13-18 Oktober), French Open Super 750 (20-25 Oktober), dan Hylo Open Super 500 (27 Oktober - 1 November).
Saat ini, tim bulutangkis Indonesia telah bertolak ke Odense, Denmark, pada Jumat (9/10) malam. Mereka pergi dengan membawa bekal dari Asian Games yakni emas beregu putra dan ganda putra melalui Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta medali perunggu persembahan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
"Persiapan Fajar/Fikri dan Leo/Daniel serta Joaquin setelah kami main di Asian Games kan hanya ada satu minggu lebih, ya paling tidak me-maintain saja. Semoga kondisi fisiknya bisa stabil," kata Antonius dalam keterangannya, dikutip Sabtu (10/10/2026).
"Waktunya memang mepet tapi teknik mereka kan sudah bagus dan sudah terbiasa dengan kondisi jadwal turnamen yang padat jadi mereka pasti tetap bisa memberikan yang terbaik," ucap Anton.
Anton mengatakan, fokusnya tidak hanya pada ketiga pasangan senior di turnamen level atas itu.
Tapi dia juga berpesan pada pasangan muda Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan yang akan memulai petualangannya menghadapi persaingan ganda putra papan atas.
"Devin/Faathir pasangan muda yang bisa dibilang baru untuk level Super 750. Saya berharap mereka bermain maksimal, tanpa beban dan mudah-mudahan bisa mengimbangi dengan pemain-pemain yang sudah berpengalaman di tur Eropa ini," harap Anton.