NADIKABAR.COM — Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares berjanji kepada Bonek dan Bonita bahwa timnya akan terus berjuang dan bekerja keras untuk meraih hasil positif setelah diimbangi 1-1 oleh Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat malam.
"Saya menghormati kalian dan meminta kalian juga menghormati kami. Kalian berhak kecewa kepada kami, kecewa kepada saya, dan saya memahami hal tersebut. Namun, hormati kami karena yang bisa saya janjikan kepada kalian adalah perjuangan keras dan kami akan terus berjuang," kata Tavares.
Tavares menemui Bonek dan Bonita yang meminta pertanggungjawaban tim sebelum meninggalkan stadion setelah pertandingan melawan Persijap.
Pelatih asal Portugal itu menyatakan seluruh elemen tim kecewa karena gagal menang di hadapan pendukung sendiri.
"Saat ini, tidak ada yang lebih frustrasi daripada kami. Apakah kalian pikir kami bermain seperti ini karena kami menginginkannya. Kami ingin menang. Tidak ada yang lebih ingin menang dari pada kami," tuturnya.
Dia memahami suporter berhak menyampaikan kekecewaan terhadap hasil pertandingan, tetapi meminta mereka tetap menghormati tim.
Ia menegaskan perjuangan keras menjadi komitmen yang akan terus ditunjukkan para pemain untuk memperbaiki hasil pada pertandingan berikutnya.
Kiper Persebaya Ernando Ari Sutaryadi juga meminta suporter tetap percaya kepada tim.
"Banyak sekali yang ingin mendapatkan hasil bagus, kami juga sama. Kami juga ingin menang, siapa yang tidak ingin menang? Namun, tolong percaya kepada kami, kami pasti ingin menang," kata Ernando.
Kapten Persebaya Francisco Rivera memahami kemarahan dan kekecewaan suporter setelah tim gagal meraih kemenangan.
"Percayalah, kami semua kecewa dengan hasil hari ini. Setelah ini kami pulang dan akan melakukan evaluasi," kata Rivera.