NADIKABAR.COM — Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengungkapkan kemampuan para pemain timnya dalam mematahkan peluang Arema FC yang lahir dari skema bola mati menjadi penentu keberhasilan mengamankan satu poin dari Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat.
"Kami tidak berhasil mencetak gol tambahan tetapi bisa membawa pulang satu poin karena berhasil mengatasi servis (bola mati) dari Arema," kata Marcos Reina saat sesi konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Kanjuruhan.
Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1, Arema FC dikatakannya mampu tampil menekan, termasuk melahirkan beberapa peluang di area pertahanan Persik Kediri melalui skema tendangan bebas maupun tendangan sudut.
Namun, sederet peluang itu sanggup dihalau semaksimal mungkin oleh para pemain Persik.