Yono mengecam tindakan Novri yang memukul wasit Open Turnamen PSSI Cup II Manggarai Barat 2026 hingga dilarikan ke rumah sakit. Menurutnya, tindakan itu memalukan sepakbola di Manggarai Barat.
"Ini sangat kami sayangkan. Ini sangat memalukan dunia sepak bola Kabupaten Manggarai Barat ini. Saya sebagai Ketua PSSI bertanggung jawab penuh atas tindakan yang dilakukan oleh teman kita Novri ini sebagai oknum," terang Yono.
Yono menegaskan sepak bola membawa spirit damai. Pertandingan sepak bola, ujar dia, untuk menghibur semua penonton. Ia tak menduga Novri yang mengantongi lisensi kepelatihan dari PSSI masuk lapangan kemudian memukul Fredi. Menurut dia, kejadiannya berlangsung begitu cepat.
Panitia PSSI CUP II Manggarai Barat juga menyesalkan tindakan Novri memukul wasit tersebut. Panitia mengecam tindakan kekerasan terhadap wasit pada pertandingan tersebut. Panitia meminta maaf kepada sejumlah pihak atas insiden tersebut.
"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada korban, organisasi wasit, keluarga korban, dan seluruh pihak yang merasa dirugikan atas insiden yang terjadi," kata ketua pelaksana harian, Rofinus Edison Risal, dalam konferensi pers tersebut.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh publik pecinta sepak bola atas kejadian tersebut, karena insiden ini telah mencederai semangat sportivitas, fair play, dan nilai-nilai pertandingan sepak bola yang selama ini kita junjung bersama," imbuh pria yang disapa Ical tersebut.