NADIKABAR.COM β€” Pelatih De Red FC Aji Santoso menyayangkan timnya gagal mempertahankan keunggulan tiga gol saat ditahan imbang RANS Nusantara FC 3-3 pada Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu.

β€œYang jelas cukup disayangkan, kita sudah leading tiga gol. Tentunya ini akan menjadi evaluasi bagi kami semua,” kata Aji saat konferensi pers setelah pertandingan usai.

Ia menjelaskan, De Red FC memiliki peluang memperbesar keunggulan setelah skor menjadi 3-1, tetapi dua peluang yang didapat Supriadi gagal dikonversi menjadi gol.

Menurut dia, kesalahan juga terjadi setelah RANS Nusantara mendapatkan penalti yang mengubah momentum pertandingan karena mental pemain lawan meningkat, sementara pemain De Red FC justru mulai panik.

β€œSeharusnya tidak panik waktu masih 3-1. Setelah kena penalti tadi baru mental pemain lawan naik, mental pemain-pemain saya justru lebih panik,” ucapnya.

Ia menilai permainan De Red FC sebenarnya berjalan baik karena tiga gol tercipta melalui skema yang dinilainya bagus, tetapi kesalahan yang sama tidak boleh kembali dilakukan.

Menurut dia, aspek mental menjadi salah satu evaluasi setelah De Red FC gagal mempertahankan keunggulan 3-0 dan kembali gagal meraih kemenangan.

β€œDari menang 3-0 bisa 3 sama. Ya harus kita perbaiki lagi mental pemain,” katanya.

Sementara itu, pemain De Red FC Supriadi mengaku senang dapat kembali mencetak gol setelah mendapat arahan dari Aji untuk lebih sering melakukan tembakan saat latihan, meski timnya harus puas bermain imbang 3-3.

β€œDi latihan selalu disuruh Coach Aji sering-sering shooting dan saya sendiri sangat senang nyetak gol lagi. Semoga ke depannya bisa nyetak gol dan berkontribusi lebih besar lagi untuk tim,” tuturnya.