"Mengingat kontrak empat tahun saya dengan federasi yang berlaku hingga 2030, nama saya pasti akan dikaitkan dengan kepergiannya dari tim nasional," ujarnya.

"Tidak ada rasa sakit hati. Setiap keputusan yang saya ambil didasarkan pada kepentingan tim. Sebagai pelatih, saya selalu mengutamakan apa yang terbaik bagi kelompok ini, " paparnya.

"Setiap pemain juga punya keputusannya. Kami akan fokus untuk kembali mainkan UEFA Nations League," tutupnya.