Susanto memaparkan untuk program Magang Jepang kerja sama IM Japan telah memasuki tahun kedua, dan pada tahun 2025 terdapat sekitar 100 orang pendaftar dengan 95 orang di antaranya berhasil lolos ke tahap seleksi awal.
Sedangkan tahun 2026 ini, lanjutnya, setelah dilakukan penyaringan atau filtrasi tersisa 84 peserta dari total 250 orang.
"Banyuwangi ini menjadi pusat diklat fase pertama, sebelum nantinya para peserta melanjutkan ke diklat fase kedua di pusat pelatihan IM Japan di Bekasi. Jadi, dua bulan mereka kami godok di sini, dan dua bulan berikutnya di Bekasi, setelah itu dikirim ke Jepang," kata Susanto.