Untuk itu, pihaknya mengoptimalkan pelayanan kapal pesiar di Pelabuhan Benoa sebagai bagian memperkuat konektivitas maritim dan mendukung geliat ekonomi daerah.
Pelabuhan di Kota Denpasar itu sudah dapat melayani kapal pesiar jumbo untuk sandar (destination port), serta layanan embarkasi dan debarkasi penumpang (turn around).
Peningkatan layanan itu seiring kapasitas dermaga timur untuk kapal pesiar yang sudah diperpanjang menjadi 500 meter dari awalnya hanya 350 meter sehingga dapat menampung dua kapal pesiar jumbo secara bersamaan.
Infrastruktur kepelabuhan tersebut dilaksanakan sejalan dengan pengembangan Bali sebagai gerbang utama wisata maritim atau Maritime Tourism Hub (BMTH).