Berdasarkan statistik IBL, pelatih asal Amerika Serikat tersebut membawa Pelita Jaya finis di posisi pertama klasemen musim reguler dengan catatan 18 kemenangan dan dua kekalahan. Tim kemudian melaju hingga final untuk keenam kalinya secara beruntun.
Pada babak final, Andakara Prastawa Dhyaksa dan kawan-kawan menghadapi Bogor Hornbills dalam format laga best-of-five.
Tim yang bermarkas di GMSB, Jakarta itu berhasil memenangi gim pertama dan ketiga, tetapi Hornbills membalas pada gim kedua, keempat, dan kelima guna merebut gelar juara IBL 2026.
IBL menyebut perjalanan Pelita Jaya bersama Singleton pada musim tersebut tetap menghasilkan pencapaian penting. Klub juga mempertahankan konsistensinya sebagai salah satu peserta final dalam beberapa musim terakhir.