"Dana yang dihemat dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain selama berada di kampung halaman. Hal ini tentunya diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi di daerah," ungkapnya.
Andry menyampaikan, dirinya mengimbau masyarakat agar memperhatikan periode keberangkatan yang telah ditentukan, serta mempersiapkan perjalanan dengan baik, agar dapat memanfaatkan program stimulus sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal, memeriksa jadwal keberangkatan kapal, serta memastikan ketersediaan tiket sebelum melakukan perjalanan. Dengan perencanaan yang baik, masyarakat dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih nyaman dan tertib," katanya.
Saat ini, tiket kapal PELNI sudah dapat dipesan mulai H-60 sebelum tanggal keberangkatan. Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memastikan ketersediaan tiket sesuai jadwal yang diinginkan.
Adapun kapal penumpang PELNI yang singgah di Kumai tiketnya dapat dipesan mulai H-60. Terdapat tiga kapal yang melayani penumpang, yaitu KM Awu dengan rute Kumai-Surabaya-Benoa-Bima-Waingapu-Ende-Kupang-Kalabahi.
Sementara KM Lawit Rute (A) Kumai – Surabaya atau Semarang, KM Lawit Rute (B) Kumai-Surabaya-Benoa-Bima-Waingapu-Ende-Kupang- Kalabahi. Serta KM Kelimutu dengan rute Kumai-Semaran atau Surabaya.