NADIKABAR.COM — PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memperkuat kesiapan awak kapal menghadapi kondisi darurat melalui penguatan budaya keselamatan, pelatihan tanggap risiko, dan evaluasi operasional seluruh armada pelayaran nasional.
Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional perusahaan sebagai penyedia layanan pelayaran nasional.
"Karena itu, penguatan budaya keselamatan perlu dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh awak kapal. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional Pelni," kata Ditto dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Adapun Pelni menyelenggarakan Fleet Safety Excellence Award 2026 sebagai upaya memperkuat budaya keselamatan di seluruh armada perusahaan.
Program itu mendorong kapal dan awak kapal untuk terus meningkatkan penerapan keselamatan dalam setiap aktivitas operasional pelayaran.
Dia menyampaikan Fleet Safety Excellence Award merupakan program yang ditujukan bagi kapal dan awak kapal Pelni, baik kapal penumpang, kapal perintis, kapal barang, kapal ternak maupun kapal rede.
"Program ini mencakup sejumlah aspek keselamatan, antara lain pelaksanaan emergency response dan safety drill, kepemimpinan keselamatan, pelaporan hazard dan near miss," ujarnya.
Karena itu, kata Ditto, melalui kegiatan itu pihaknya ingin membangun kesadaran bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi komitmen bersama seluruh awak kapal untuk memastikan pelayaran berjalan aman dan andal.