NADIKABAR.COM — Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) menargetkan generasi baru petenis putra Indonesia mampu menembus peringkat 1.000 besar ATP dengan memperbanyak pengalaman bertanding di turnamen internasional.

Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti mengatakan pemain muda idealnya mengikuti sedikitnya 10 turnamen level senior dalam satu tahun agar dapat membangun peringkat sekaligus meningkatkan kematangan bertanding.

"Minimal 10 turnamen senior untuk M15. Minimal 10 dalam setahun dia harus ikut dan itu harus masuk main draw. Tidak bisa kualifikasi, sudah gugur," ujar Andi di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, konsistensi mengikuti turnamen menjadi salah satu kunci memperkecil jarak kualitas petenis Indonesia dengan pemain dari negara-negara yang memiliki peringkat lebih tinggi.

Andi mengatakan Muhammad Rifqi Fitriadi menjadi salah satu contoh pemain Indonesia yang mampu meningkatkan peringkat setelah konsisten mengikuti berbagai turnamen internasional.

"Untuk tetap di main draw, kita harus masuk minimal top 1.000 ATP. Rifqi sekarang 500-600-an. Saya kira itu pencapaian luar biasa. Harapan kita ada generasi berikutnya bisa tembus di ranking itu," kata Andi.