NADIKABAR.COM — Pengurus Pusat Persatuan Tenis Indonesia (PP Pelti) membuka peluang menjalin kolaborasi dengan Rafa Nadal Tennis Center yang akan hadir di Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk mendukung pengembangan tenis nasional, kata Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti.
"Kita coba menjajaki itu. Tergantung nanti karena kita belum dihubungi oleh pihak Nadal, seperti apa bagusnya skema-skema ke depan. Tentu itu menjadi sesuatu yang baik untuk Indonesia karena mendekatkan akademinya Nadal di sini. Daripada kita harus ke sana, ongkosnya besar," ujar Andi di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Andi mengatakan Pelti berusaha membangun komunikasi dengan pihak Rafa Nadal untuk melihat peluang kerja sama yang dapat dikaitkan dengan program pembinaan petenis Indonesia.
"Secara potensi sebenarnya kita banyak talenta pemain. Cuma memang harus dibangun ekosistemnya, mulai dari turnamennya dan seterusnya. Yang paling penting adalah fasilitasnya," kata Andi.
Rafa Nadal Academy mengumumkan akan menghadirkan Rafa Nadal Tennis Center pertama di Asia Tenggara di kawasan Samara Lombok, pesisir selatan Pulau Lombok.
Pusat tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2028 dengan fasilitas empat lapangan tenis dan empat lapangan padel. Programnya diperuntukkan bagi pemain dari berbagai usia dan tingkat kemampuan menggunakan metodologi latihan yang dikembangkan Rafael Nadal bersama tim teknisnya.
Andi menilai kehadiran fasilitas tersebut dapat mendukung pengembangan sport tourism di Indonesia.
"Tetapi ekonomi kita berbeda dengan Eropa. Kalau orang-orang kita yang mau camp di situ tentu menjadi sesuatu yang luar biasa kalau banyak, karena pasti mahal. Tapi untuk sport tourism oke," ujar Andi.
Menurut dia, keberadaan pusat latihan internasional di dalam negeri menjadi peluang apabila terdapat skema yang memungkinkan petenis Indonesia memanfaatkan program pembinaan tersebut.
Pelti juga tengah menggagas pembangunan ekosistem tenis nasional yang menghubungkan pembinaan atlet, turnamen, fasilitas, hingga ilmu keolahragaan.
Menurut Andi, Pelti menyiapkan pusat sports science sebagai salah satu bagian dari upaya tersebut dan mengarahkan pengembangan tenis Indonesia menuju industri.
Rafa Nadal Tennis Center Lombok akan menjadi bagian dari kawasan Samara Lombok. Kehadirannya melengkapi jaringan internasional Rafa Nadal Academy yang telah memiliki akademi dan pusat tenis di sejumlah negara.