Fitri menjelaskan, semula PP bercerita jika matanya sakit usai terkena tendangan bola plastik. Karena kondisinya yang tak kunjung membaik, keluarga kemudian membawa PP untuk berobat ke dokter.

"Setelah diperiksa oleh dokter, ternyata ada benda asing di mata sebelah kiri. Yang belakangan kami tahu bahwa itu peluru," ungkap Fitri.

Sejak saat itu, PP kemudian menceritakan kejadian sebenarnya kepada orang tuanya. Menurut PP, di hari Sabtu saat dia dan teman-temannya berlibur itu, sempat ada insiden yang menimpa dirinya.