Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur Nur Patria Kurniawan mengatakan, api mulai bergerak ke sisi barat atau arah Kalipait pada Sabtu (5/9/2026) siang. Pergerakan api terjadi setelah bahan bakar di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ijen mulai habis.
Pemadaman hingga kini masih dilakukan secara manual oleh tim gabungan. Namun, kondisi medan menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran
Sejumlah titik berada di kawasan dengan tebing terjal dan jurang sehingga menyulitkan petugas untuk mendekati sumber api. Kobaran yang bergerak cepat akibat angin juga meningkatkan risiko keselamatan bagi personel yang melakukan pemadaman.