NADIKABAR.COM — Atlet panahan junior asal DKI Jakarta Muhammad Sakhi Athaillah berhasil meraih empat medali dalam turnamen Jakarta Series 2 Tahun 2026 di Stadion Gongseng, Jakarta Timur.

"Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada kedua orang tua, pelatih, dan teman-teman dari DAD Archery Club," kata Sakhi di Jakarta, Minggu.

Empat medali tersebut yakni dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu. Sakhi juga sukses membantu DAD Archery Club mendapatkan gelar juara umum.

Prestasi tersebut diraih Sakhi setelah tampil di sejumlah nomor pertandingan recurve putra, baik kategori umum maupun kelompok usia U15.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan konsistensi atlet berusia 14 tahun tersebut dalam bersaing di tingkat regional maupun internasional.

Sakhi yang merupakan siswa kelas IX Junior High School Budi Cendekia Islamic School ini tampil pada nomor Recurve Umum Putra jarak 70 meter dan Recurve U15 Putra jarak 40 meter.

Medali perunggu diraih Sakhi pada nomor Recurve Umum Beregu Putra jarak 70 meter bersama Owen Abdillah Tantra dan Darryl Threezqi Ilyasa. Sementara itu, medali perak diperoleh pada nomor kualifikasi Recurve Junior Men U15 Tahun jarak 40 meter.

Sakhi kemudian tampil maksimal pada nomor eliminasi Recurve Putra U15 Tahun jarak 40 meter dan berhasil meraih medali emas.

Prestasi emas lainnya diraih pada nomor Recurve Beregu Putra U15 Tahun jarak 40 meter. Sakhi memperkuat tim bersama Moreno dan Owen Abdillah Tantra.

Sakhi merupakan atlet junior DKI Jakarta yang bergabung dengan DAD Archery Club. Keberhasilannya di Jakarta Series 2 menjadi tambahan prestasi dalam perjalanan kariernya di cabang olahraga panahan.

Sebelumnya, pada turnamen Jakarta Series Open 1 Tahun 2026 yang berlangsung 12-14 Juni 2026, Sakhi juga berhasil meraih dua medali emas.

Dua emas tersebut diperoleh pada nomor Kualifikasi Recurve Junior U15 Putra jarak 40 meter dan Recurve Beregu U15 Putra jarak 40 meter.

Pada nomor beregu, Sakhi tampil bersama Ziqra Zein Tubagus Chan dan Owen Abdillah Tantra. Tidak hanya berprestasi di dalam negeri, Sakhi juga pernah mengikuti kompetisi internasional Singapore Archery Youth Championship pada 2-5 Juli 2026.

Kompetisi tersebut diikuti atlet dari berbagai negara antara lain Singapura, Filipina, Laos, Malaysia, Taiwan dan Indonesia.

"Semoga saya nantinya juga bisa sampai di ajang Olimpiade untuk mengharumkan nama Indonesia," ucap Sakhi.

Sementara itu, Pelatih DAD Archery Club Sanjaya menjelaskan klubnya berhasil meraih Juara Umum di Jakarta Series 2 Tahun 2026 dengan total perolehan 13 medali emas, 12 perak, dan 11 perunggu untuk kategori beregu/tim serta individual/perorangan.

"Tentu sangat membanggakan sekali atlet-atlet pelajar dari DAD Archery Club bisa menorehkan prestasi di kompetisi ini. Saya harap seluruh atlet yang sudah berprestasi untuk tidak cepat berpuas diri. Bagi yang belum menuai prestasi jangan berkecil hati dan harus semakin giat berlatih," jelas Sanjaya.

Sanjaya turut mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Bapopsi, dan Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) DKI Jakarta yang sangat mendukung cabang olahraga (cabor) panahan.

"Adanya kompetisi atau kejuaraan ini sangat penting karena juga bisa menjadi sarana evaluasi atlet agar bisa semakin baik lagi nantinya," ucap Sanjaya.