Jenazah Fahrur kemudian dievakuasi petugas bersama warga dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngurah menggunakan mobil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar.

Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Barat menyelidiki kematian Fahrur. Berdasarkan penyelidikan polisi, Fahrur awalnya datang ke Tukad Badung untuk memancing bersama dua rekannya bernama Agus Arif Afandi (25) dan M Sodiq (44).

Menurut Adi, Fahrur, Agus, dan Sodiq mengambil titik berbeda saat memancing di lokasi. Sodiq memancing di pinggir sungai, Agus dari atas jembatan, dan Fahrur berada di bawah jembatan.