NADIKABAR.COM — Seorang pemancing bernama Alvian Maulana asal Boja, Kendal, yang dilaporkan tenggelam di Waduk Jatibarang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal. Jasadnya ditemukan tidak jauh dari lokasi mancing.
Pantauan NadiKabar di lokasi pada Jumat (21/8/2026) sore, tampak sejumlah petugas Basarnas, polisi, dan TNI, rampung mengevakuasi korban. Mayat korban dimasukkan ke kantong jenazah.
Warga terlihat mengerumuni Waduk Jatibarang. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans.
"Jadi terkait dengan perkembangan pencarian satu orang pemancing yang dilaporkan tenggelam di Waduk Jatibarang alhamdulillah pada pukul 15.45 WIB untuk korban atas nama Alvian Maulana berhasil diketemukan namun dalam keadaan meninggal dunia," kata Kasi Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono, saat ditemui di lokasi, Jumat (21/8/2026).
Korban saat itu memancing di sebuah rumpon yang masih dekat tepi waduk.
"Ini posisi di rumpon Waduk Jatibarang. Untuk jarak ini tidak jauh dari lokasi pertama korban melakukan aktivitas mancing. Jadi hanya dimungkinkan jatuh dan kebetulan mungkin arus kan tidak bergerak," sebutnya.
Petugas lalu menyelam untuk mencari keberadaan korban.
"Kita awali dengan ada yang upaya dengan penyelaman. Ada yang upaya dengan menggunakan galah untuk mencari keberadaan. Alhamdulillah dengan waktu yang tidak terlalu lama untuk korban bisa diketahui keberadaannya dan bisa kita langsung evakuasi," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Moel mengatakan Alvian diduga tenggelam sekitar pukul 13.00 WIB tadi. Pihaknya menerima laporan pada pukul 14.10 WIB.
Mulanya, saksi melihat Alvian memancing di Waduk Jatibarang pada pukul 09.00 WIB. Namun pada pukul 13.00 WIB, saksi tidak lagi melihat korban.
"Pukul 09.00 WIB saksi melihat survivor memancing di sekitar Waduk Jatibarang. Pukul 13.00 WIB survivor tidak terlihat di lokasi," kata Moel dalam pesan singkat kepada NadiKabar, Jumat (21/8).
Moel menyebut polisi sudah mengecek ke rumah Alvian, namun dia belum pulang. Sementara itu barang-barang milik Alvian masih berada di Waduk Jatibarang.
"Sedangkan barang-barang alat pancing, dompet, motor, dan lain-lain milik survivor masih berada di lokasi Waduk Jatibarang. Sehingga pihak keluarga melaporkan ke Basarnas untuk dilakukan pencarian," ujar dia.