"(Apakah korban dan pelaku satu alamat?) Beda, korban Boja. (Pelaku) Indikasi ODGJ," sebut Aliet.

Diberitakan sebelumnya, kabar tersebut sempat viral di media sosial usai diunggah akun Instagram @portal semarang. Korban disebut disabet parang sepulang sekolah saat memperbaiki sepeda motornya yang mogok.

Korban lalu kabur dan meminta pertolongan warga. Ia lalu dilarikan ke RS Medika Ngaliyan.

"Bukan penusukan, kepala kena sabetan parang. Dugaan awal parang," kata Kapolsek Ngliyan, Kompol Aliet Alphard melalui pesan singkat kepada NadiKabar hari ini.